Halaman

Blog Ini Dibuat untuk Membantu Dalam Mengerjakan Tugas dan Lainnya, jadi Tolong Tinggalkan Komentar untuk Sarannya... ;)

Rabu, 20 Juni 2012

Sinopsis buku SUNSET BERSAMA ROSIE


Tegar Karang  yang berada di kantornya sedang melakukan Live Streaming dengan sebuah Keluarga harmonis dari teman dekatnya, “Rosie” dan “Nathan” beserta dengan ke empat anaknya : “Anggrek”, ”Sakura”, ”Jasmine” dan ”Lily” yang sedang mengadakan sebuah pesta ulang tahun pernikahan mereka yang ke-13 disebuah kafe di Bali.
Anak-anak Rosie dan Nathan memang hebat mereka sangat dekat dengan Tegar, Anggrek yang berumur 12 tahun memanggil Tegar dengan sebutan Om, sementara Sakura yang berumur 9 tahun memanggil Tegar dengan panggilan Uncle, Jasmine yang berumur 7 tahun memanggilnya dengan Paman
Disanalah awal terjadinya sebuah hal yang tragis dimana Sakura dan Jasmine yang sedang akan mengambil Bunga Mawar Biru dan kemudian menabrak seseorang dengan kacamata hitam yang ternyata dengan “sengaja” meninggalkan sebuah tas di antara meja para pengunjung kafe. Sesaat waktu tenang dan Sakura bersama Jasmine kembali untuk sebuah kejutan Mawar Biru untuk orang tua mereka dan bersamaan dengan diberikannya bunga itu - BOOM! - terjadilah ledakan dari Tas tersebut. Mereka semua panik dan dalam kejadian itu Nathan kepalanya terbentur dengan kaki meja yang terpental karena ledakan hingga mengakibatkan luka yang sangat parah. Tegar yang melihat dengan tidak sengaja dan panik langsung pergi dengan terburu-buru untuk menyusul mereka ke Bali.
Padahal di esok harinya, Tegar akan melangsungkan pertunangan dengan seorang wanita bernama “Sekar”. Dengan terburu-buru dia pergi tanpa memberikan kabar dan hanya izin dengan teman kantornya, Frans. Pergi dengan menggunakan pesawat terbang dengan hati yang tidak karuan. Berselang 3 jam sesampainya disana suasana sedang kacau dengan banyaknya pengunjung dan turis yang ingin meninggalkan Bali karena ketakutan, Tegar bertemu dengan Made rekannya dari Bali dan dengan Motor besarnya itu mereka pergi ke tempat kejadian, dengan tergesa gesa menghubungi Rosie dan Nathan namun tidak bisa dan kemudian ditemukanlah Nathan yang sudah meninggal karena parahnya luka yang dialaminya. Sakura mengalami patah tulang tangan dan tidak tahu bahwa Ayahnya sudah meninggal dunia.
Setelah kejadian itu langsung diadakan pemakaman Nathan, Di iringi oleh Anak-anak dan Rosie, Rosie depresi berat hingga diam tanpa suara beberapa hari.Sementara Sakura di tinggalkan di Rumah Sakit bersama dengan kenalan mereka “Claire” seorang bule dari Australia, Tegar dengan berat hati memberitahukan Sakura atas kematian ayahnya. Sepulangnya Tegar dari Rumah Sakit, Rosie masih diam tanpa suara, Depresi karena meninggalnya Nathan.
Pemakaman selesai, mereka kembali pulang di kediaman mereka di Gili Trawangan. Keluarga Rosie adalah pemilik sebuah Resort disana. Sementara Rosie mengalami depresi. Anak-anaknya yang depresi dan terluka ringan tetap bisa di hibur oleh Tegar, walau tetap terlihat kurang baik. Tegar menyampaikan sebuah cerita yang maknanya adalah agar anak-anak dapat mengerti arti dari sebuah perpisahan.
Kemudian Tegar teringat dengan acara pertunangannya dengan Sekar, Sekar menelponnya dan dengan berat hati Tegar meminta Sekar untuk bersabar menunggunya karena dia berjanji akan segera pulang. Dan dengan berat hati pula Sekar berusaha tenang dan kuat atas keputusan Tegar yang tiba-tiba itu. Di sisi lain hati Tegar bergejolak, setelah melihat kembali masa lalunya bersama Rosie di sana. Melihat kembali Rosie yang sedang mengalami kehilangan dan rasa terpukul yang dalam karena kematian orang yang sangat dicintainya. Sementara Tegar juga sedang bertarung dengan perasaan dan hatinya itu.
Kejadiannya di Gunung Rinjani. 15 tahun lalu dalam sebuah pendakian yang mempertaruhkan semuanya, mempertaruhkan perasaan Tegar terhadap Rosie. Namun tanpa disadari Nathanlah yang datang dan menyatakan perasaannya lebih dahulu terhadar Rosie. Padahal Nathan dan Rosie adalah teman kecil Tegar yang di perkenalkan oleh Tegar sendiri 2 bulan yang lalu. 2 Bulan Nathan setara dengan 20 tahun Tegar.
Dalam peralihannya dari kejadian itu, sambil meyakinkan diri untuk berdamai dengan perasaannya dengan Rosie, Tegar pergi ke Jakarta, bekerja di sebuah kantor Sekuritas dengan giat dan tanpa kenal waktu hingga karirnya melesat seperti roket, yang penting bisa melupakan Rosie, Namun semakin dia berusaha melupakannya, semakin teringatlah Rosie di otaknya. Sampai akhirnya Tegar menguatkan diri menelpon Resort dan berbicara  dengan “Oma” ibunda dari Rosie tentang semuanya. Namun itu semualah yang mengganggu hati Tegar.
Rosie masih terdiam. Suatu hari Rosie mengamuk tanpa ada yang bisa mendekat. Berkali-kali sikapnya berubah, terkadang mengamuk, terkadang kembali normal.
Suatu saat Rosie benar-benar mengamuk hingga menarik Jasmine dan menyenderanya hingga memukulnya, kejadian itu membuat semua orang terpukul, terutama Jasmine yang tidak hanya terlihat sakit, namun juga sedih. Tidak ada yang berani mendekat karena Jasmine yang tidak berdaya sedang dipegangi oleh Rosie. Tegar pun dengan nekat berusaha mendekat, dan dengan panik untuk menghindari terjadinya sesuatu yang lebih parah, Tegar bercerita tentang masa lalunya, tentang kejadian 15 tahun yang lalu, yang membuatnya pergi meninggalkannya. Setelah mendengar semua hal itu Rosie pun terjatuh dan pingsan, baru kemudian yang lainnya dapat mendekati dan memberikannya perawatan. Sampai akhirnya Claire mengusulkan untuk membawa Rosie ke tempat Rehabilitasi karena Claire mengenal dokter disana, tadinya Tegar tidak mau karena menganggap tempat itu tidak layak untuk Rosie, Rosie depresi, bukan Gila. Namun Claire menjelaskan lebih dalam dan Tegar pun mengerti dan memutuskan untuk mengirimnya kesana. Sakura kembali merajuk minta untuk ikut namun tidak di bolehkan oleh Tegar, dan Jasmine sama seperti Sakura merengek untuk dapat ikut dengan Tegar namun dengan menangis menahan haru ingin mengiringi ibunya ke tempat rehabilitasi, akhirnya Tegar pun hanya mengizinkan Jasmine ikut,mereka menggunakan pesawat Claire untuk dapat sampai kesana secepatnya,  sesampainya disana mereka melihat suasana yang sangat nyaman, tidak seperti yang dipikirkan sebelumnya oleh Tegar, indah dan rileks membuat semua orang yang melihatnya dapat dengan tenang beristirahat. Disana bertemulah dengan dokter yang dikatakan Claire tadi , yang terlihat cantik dan masih muda, tidak seperti yang dibayangkan oleh Tegar sebelumnya. Dokter Ayasa yang kemudian mengajak semua orang masuk, disana diadakan banyak pertanyaan dan yang paling utama adalah membujuk Jasmine dengan pelukan hangat dari Ayasa dan juga  Coklat panas agar mau menyerahkan Rosie dan percaya kepada Ayasa agar Rosie dapat di rawat di sana. Dengan kepercayaan yang di berikan Jasmine itu, kemudian Rosie di rawat disana. Setelah hal itu terjadi, Claire harus pulang ke Australia karena masih ada pekerjaan yang harus di selesaikannya.
Hari-hari berlalu, Tegar disana mengurusi Resort milik keluarga Rosie yang dulu di urus oleh Nathan dibantu oleh “Lian” yang merupakan kepala restoran di Resort. Pekerjaannya di Jakarta di tinggalkannya demi dapat melihat Rosie dan anak-anaknya sembuh total. Tegar berjanji setelah semua selesai akan kembali ke Jakarta. Oma pun mendesak Tegar agar kembali ke Jakarta karena menurut Oma, Tegar punya masa depan di Jakarta. Oma tahu semuanya tentang perasaan Tegar dan cerita tentang Gunung Rinjani itu, dan Oma punya keyakinan yang kuat bahwa “Tiada Mawar yang dapat tumbuh di Tegarnya Karang”. Tegar tahu itu, namun dia sudah bertekad untuk terus mengurus semua ini sampai Rosie kembali pulih.
Berbulan-bulan, sampai Bossnya Tegar menelpon dan dengan berat hati Tegar keluar dari pekerjaannya di Jakarta. Demikian dengan Sekar yang lama kelamaan semakin sedih terdengar dari nada suara dan bahasanya yang mulai berubah terhadap Tegar. Tegar tahu semua itu dan akhirnya dia berusaha menyampaikan semua hal tentang Rosie dan anak-anaknya kepada Sekar. Tegar meminta Sekar untuk ke Bali dan bertemu secara langsung. Dia pun meminta “Linda” teman Sekar sekaligus mantan asisten Tegar di perusahaan yang dulu, untuk mengurus semua keperluan Sekar untuk dapat pergi ke Bali. Sesampainya disana mereka bertemu di hotel tempat Sekar menginap, diawali dengan dengan naik motor besar milik Made dan pada waktunya Tegar harus memberitahukan keinginannya untuk terus tinggal di GIli Trawangan membuat Sekar sangat terpukul. Namun Tegar tidak punya pilihan, dia harus memutuskan sesuatu. Akhirnya pertemuan itu di akhiri dengan tangis dari Sekar yang merasa ditinggalkan.
Sampai pada suatu saat polisi datang ke tempat kerja Tegar dan melihat video Live Streaming yang dulu dia rekam dan melalui video tersebut polisi berhasil mencari dan menemukan tersangka yang meninggalkan bom tersebut. Hari berlalu dan disaat itu adalah hari vonis terhadap tersangka itu, Tegar mengajak anak-anak melihat kejadian itu, walaupun Sakura enggan namun tetap dipaksa untuk ikut. Tegar banyak mengajarkan tentang kebesaran hati. Dan tanpa diduga, Jasmine datang menghampiri tersangka dan memberikan bunga mawar biru yang kemudian membuat semua orang tercengang  Termasuk Rosie yang menonton lewat televisi.
Waktu berlalu begitu cepat, sudah 2 tahun setelah kejadian bom tersebut dan Tegar mengurusi semua hal di Resort, Tegar memutuskan membuat Bungalow di Bali dengan sedikit uangnya dan tambahan dari Bank serta bantuan dari investor yang dibuatnya terkesan dengan gaya menyetir mobilnya yang ekstrim. Anak-anak Rosie juga semakin dekat dengan Tegar yang selalu mengurusinya semenjak kejadian tersebut.
Ketika berlibur di Bali dan mengurusi semua keperluan Bungalow Resort Rosie tersebut, Tegar yang sedang duduk di sebuah kafe diekjutkan dengan datangnya  Linda, yang kemudian mengobrol dengannya, Linda berkata sedang berlibur dan Tegar yang cemas akan keadaan Sekar bertanya kepada Linda, namun Linda bilang Sekar baik-baik saja. Dan Tegar pun lega mendengarnya. Dia kembali ke Resort hari selanjutnya dan tak lupa membelikan beberapa hadiah untuk anak-anak.
Anak-anak tumbuh dengan cepat, Anggrek menjadi remaja yang dewasa, Sakura menjadi semakin lincah dan pandai berbahasa Inggris dan juga Jepang, Jasmine semakin piawai menyulam dan mengurusi Lily dan Lily masih tidak mau bicara, dia hanya mau bicara dengan Jasmine dan untuk orang lain dia hanya menggunakan bahasa isyarat. Mereka terlihat lucu ketika bersama.
Suatu hari, anak-anak bertanya tentang kejadian masa lalu  dan dengan berat hati Tegar menceritakan semuanya pada anak-anak tentang kepergiannya, perasaannya terhadap ibu mereka dan juga masa kecilnya bersama Rosie. Mereka mengerti beberapa hal, namun masih terlihat penasaran dengan semua yang mereka dengar. Kemudian setelah larut mereka tidur tanpa banyak bertanya lagi.
Tak lama, Claire yang pulang ke Australia kini datang lagi untuk mengadakan penelitian tentang Danau Segara Anakan di Gunung Rinjani. Tegar dan Anak-anak ikut dengan Claire untuk liburan. Sakura, Jasmine dan Lily dengan senangnya berlibur dan menyelam disana
Kondisi Rosie sudah mulai membaik setelah 2 tahun disana, sering sekali di jenguk oleh Tegar dan Anak-anak. Terkadang hanya melalui Live Streaming agar tidak terlalu mengganggu kesibukan anak-anak yang sekolah. Dan tak lama Rosie di perbolehkan pulang oleh Dokter Ayasa. Tegar dan Claire pergi menjemput Rosie menggunakan pesawat milik Claire Sakura bercerita mengenai sebuah ajakan dari seseorang pengunjung resort yang akan mengajaknya untuk mengikuti sebuah resital biola di Jakarta bersama Maestro biola terkenal, dengan senangnya dia mengajak Rosie dan Tegar untuk pergi kesana.
Acara resital biola di adakan di Jakarta, tepat 1 minggu setelah Rosie pulang dari rehabilitasi, mereka semua pergi ke Jakarta, ditemani dengan pertanyaan dari anak-anak yang menanyakan tentang tempat tinggal dan Kantor Tegar di Jakarta.  Tempat tinggal Tegar di daerah Kemang disewakan, rumah yang tadinya di peruntukkan untuknya dan Sekar ketika sudah menikah nantinya, kini sepertinya sudah tidak bisa seperti itu pikirnya.
Sesampainya di tempat resital biola, Tegar, Rosie, Anggrek, Jasmine dan Lily duduk di kursi penonton, sedangkan Sakura pergi ke belakang panggung untuk bertemu dengan Maestro yang dikatakannya sebelum show dimulai. Di mulai dengan permainan dari sang maestro yang sangat hebat, dan kemudian dia memanggil Sakura namun dengan sedikit intro dimana dia bisa mengenali Sakura dan juga kenapa alasannya dia mengundang Sakura untuk mengadakan resital biola bersamanya, tepat ketika Sakura akan melakukan show, seorang petugas gedung memberikan pesan kepada Tegar yang berisi tentang kedatangan Linda di luar gedung pertunjukan, Kemudian Tegar keluar dengan izin dari Rosie dan anak-anaknya, menemui Linda di luar gedung. Ketika di temui, wajah Linda yang sedikit panik mengatakan bahwa Sekar akan melakukan pertunangan pada malam itu dengan seseorang yang dipilihkan oleh orang tuanya, dengan terburu-buru Tegar pergi ke rumah Sekar dengan harapan Sekar belum melangsungkan pertunangan tersebut. Linda sebenarnya tidak ingin memberitahukannya kepadaTegar namun Linda tidak tega dan mengatakannya, dengan harapan bahwa Tegar tidak peduli dengan kata-katanya dan mengacuhkannya, Linda berharap Tegar sudah memiliki rencana lain dengan Rosie, karena Linda melihat bahwa Rosie sudah sangat mencintai Tegar, namun Tegar yang panik malah berusaha menggagalkan acara pertunangan tersebut.
Pergilah Tegar ke rumah Sekar, tanpa memberi alasan yang jelas kepada Rosie, namun Rosie tahu semua itu. Namun Sakura yang kemudian melihat bangku Tegar yang kosong dari atas panggung merasa sangat kecewa, anak-anak bertanya kepada Rosie dan kemudian di jelaskan oleh Rosie dengan baik tentang keadaan Tegar tersebut. Buru-buru Tegar ke rumah Sekar dan menemukan acara belum di mulai, dengan rasa yang tak karuan Tegar memberanikan diri memasukki rumah Sekar dan mencari Sekar, sekeliling sepi melihat Tegar datang di acara itu, datanglah Sekar melihat Tegar dan kemudian kabur sambil menangis kearah  taman belakang, Tegar mengejarnya kemudian berusaha menjelaskan semuanya, meminta maaf  dan berjanji akan langsung mengadakan pernikahan dengan Sekar, Sekar yang sudah sangat sedih sambil menangis mengusir Tegar dari rumahnya, dan setelah Tegar merasa cukup untuk menjelaskan semuanya, Tegar akhirnya pergi dan kembali ke gedung pertunjukkan resital biola tadi.
Sesampainya disana, Rosie dan anak-anak sudah selesai menonton pertunjukkan, Sakura terlihat sangat kecewa dan marah dengan Tegar, namun keesokan harinya mereka kembali ceria karena hari itu mereka di janjikan untuk jalan-jalan di Jakarta. Mereka pergi ke suatu tempat rekreasi yang memberikan wahana yang sangat menarik dan jarang anak-anak temui. Tegar yang sedaritadi menunggu dan berpikir tentang Sekar menjadi tidak karuan, dan pada suatu waktu di sebuah wahana, dia mendapatkan telepon dari Linda. Anak-anak yang mengenal dan mengetahui telepon dari Linda tersebut terlihat heran. Linda menjelaskan bahwa Sekar membatalkan semua acara pertunangannya tadi malam. Tegar bingung bercampur senang mendengar hal tersebut. Oma kembali mengatakan bahwa keputusan Tegar itu benar, Oma juga mengatakan hal yang sama dengan apa yang dikatakan oleh Linda, bahwa sekarang Rosie sudah sangat mencintai Tegar. Tegar bingung dengan apa yang dirasakan oleh hatinya, Di hatinya yanga paling dalam, Tegar mencintai Rosie, namun itu dulu, 15 tahun terpendam dan Tegar merasa sudah berdamai dengan perasaannya tersebut, Tegar sekarang mencintai Sekar walau dengan arti cinta yang berbeda. Namun Tegar tetap pada pilihannya yaitu tetap pergi ke Jakarta dan melangsungkan pernikahan dengan Sekar.
Keesokan harinya mereka kembali ke Gili Trawangan, Tegar merasakan bingung dengan keputusannya, dia bingung untuk menyampaikan semua itu kepada anak-anak Rosie, dan juga menjelaskan kepada Rosie tentunya, malam ketika sudah sampai di Resort, Tegar menjelaskan semua itu kepada Rosie dan mencoba untuk mengajak mereka semua untuk menghadiri acara pernikahannya di Jakarta, Rosie berusaha mengerti, namun Tegar masih belum dapat menyampaikan hal ini pada anak-anak.
Kemudian di hari berikutnya, anak-anak sudah kembali ke sekolah, dan Tegar kembali mengurusi semua hal tentang Resort. Malam pun tiba, Tegar berusaha menjelaskan semua keadaan yang dihadapinya kepada anak-anak, ternyata anak-anak tidak bisa menerima semua hal itu dan kembali merasakan kesedihan lalu meninggalkan Tegar. Dengan berat hati, esok harinya Tegar pergi meninggalkan Gili Trawangan menuju Jakarta, kemudian bertemu dengan Sekar. Mereka mencoba untuk mengurusi semua kebutuhan pernikahan mereka, dengan tempat dan pakaian yang sama yang sudah mereka rencanakan pada 2 tahun yang lalu, walaupun Sekar terlihat lebih kurus dari sebelumnya.
Tibalah  hari pernikahan Tegar dengan Sekar, datanglah semua orang yang diundang, termasuk Linda dan Boss Tegar di perusahaan tempat Tegar bekerja dulu. Acara baru dimulai, disana terlihat Rosie dan anak-anaknya yang terlihat bingung dan tidak menginginkan melihat Tegar, dan kemudian sebuah keajaiban datang, Lily akhirnya berbicara.
Lily tidak ingin memanggil Tegar dengan sebutan Om, Uncle atau Paman, tetapi Lily ingin memanggil Tegar dengan sebutan “Papa”. Mendengar hal itu, seisi gedung pernikahan sepi dan lengang, Rosie menangis, begitu pun Sekar yang kemudian mengatakan sesuatu yang tak kalah mencengangkan.
Sekar merasa hal itu perlu untuk di katakan karena apabila dia tak mengatakannya, maka Sekar akan merasakan rasa bersalah yang teramat dalam. Sekar menyatukan tangan Tegar dengan Rosie, kemudian dia mengatakan kepada Tegar agar dapat menikahi Rosie dan kembali mengurus anak-anaknya, Tegar bingung dengan hal yang terjadi padanya saat itu, namun satu hal yang Tegar pikirkan,”Mawar akan dapat tumbuh di tegarnya karang apabila kita menginginkannya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar