Romlah adalah seorang sekertaris cantik tetapi
sedikit bodoh. Ia bekerja di sebuah perusahaan yang bisa dikatakan lumayan
besar, sebut saja perusahaan X. Dia memiliki sahabat sekaligus rekan kerja yang
bernama Anna, rekan atasannya yang bernama Haris, bos nya yang bernama Khan dan
pastinya penggemar setia nya yang bernama Yanto. Meskipun nama nya Romlah, tetapi
dia tidak ingin dipanggil Romlah tetapi Lala.Setiap hari nya Lala adalah
kepribadian yang baik, sedikit ceroboh dan bodoh juga cerewet. Teriakannya dapat
membangunkan warga satu kampung.
Suatu ketika perusahhan X kedatangan clien dari perusahaan Y, yaitu PT. Umar
Bakri. Ketika dua perusahaan itu akan bekerja sama untuk mengerjakan suatu
proyek, dan clien yang datang dari
perusahaan itu adalah Kevin, yaitu seorang laki-laki yang tampan dan kaya. Dan
didampingi oleh Angel yaitu sekertaris nya. Sejak pertama bertemu dengan Kevin,
Lala langsung jatuh cinta padanya, ia berusaha bagaimana caranya agar mereka
dapat berkenalan, menjalin hubungan, hingga menikah.
Hari demi hari Lala berusaha agar lebih dekat dengan
Kevin, mulai dari membawakannya kopi, menyenangkannya sampai mendekorasi
ruangan meeting dengan serba putih agar berkesan romantis. Ternyata usaha Lala
tidak sia-sia, Kevin mulai mendekati Lala, mereka mulai berbincang-bincang dan
bertukar nomer HP.
Begitu bahagianya Lala menceritakan semuanya pada
Anna. Hingga suatu ketika Kevin mengajaknya makan malam, Lala mempersiapkan
dirinya sebaik mungkin, secantik mungkin agar tidak mengecewakan Kevin. Di saat
yang bersamaan Yanto penggemar setia Lala akan berkunjung ke rumah Lala. Dia
hanya diam, bingung dan terpesona melihat penampilan Lala yang begitu cantik
dan anggun, Yanto bertanya-tanya akan pergi kemanakah Lala. Akhirnya Yanto memberanikan
diri untuk menghampirinya, tetapi langkah Yanto terhenti ketika datang sebuah
mobil Ferrari dan seorang laki-laki tampan yang mengendarainya keluar kemudian
menjemput Lala dan membawanya pergi.
Yanto sedih melihatnya, hatinya serasa hancur
melihat Lala pergi dengan laki-laki lain. Akhirnya ia mengikuti mereka sampai
mereka kembali pulang. Keesokan harinya, Lala menceritakan semuanya pada Anna
dan Lala menjadi tambah yakin kalau Kevin adalah jodohnya. Hingga hari-hari
Lala dan Kevin semakin dekat dan dekat. Beberapa hari kemudian Kevin pergi ke
Singapura untuk beberapa hari dan ia berkata pada Lala untuk menemuinya setelah
dia pulang yaitu hari Minggu meskipun ia sudah pulang dari hari Sabtu pagi.
Selama Kevin pergi, Yanto pantang menyerah untuk mendapatkan pujaan hati nya
itu, tetapi Lala tetap bersikeras mengatakan dengan yakin bahwa Kevinlah yang
akan menjadi suaminya.
Yanto dan Lala beradu mulut saling membela diri
hingga akhirnya Lala memutuskan untuk meninggalkan Yanto. Beberapa hari kemudian
tibalah hari Sabtu, Kevin pulang dari Singapura. Sebenarnya Lala ingin
mengunjungi nya pada hari Minggu, tapi ia sudah tidak sabar untuk segera
menemui Kevin hingga akhirnya Lala memutuskan untuk mengunjunginya Sabtu sore
dengan membawa kejutan yaitu makanan buatannya sendiri.
Setelah setengah hari menghabiskan waktu untuk
membuat makanan spesial untuk Kevin, ia bergegas merapikan diri sebaik mungkin,
secantik mungkin dan sewangi mungkin. Sampai sekitar pukul 4 sore Lala keluar
rumah dengan membawa rantang makanan dan bergegas pergi ke apartemen Kevin,
selama perjalanan perasaan Lala bercampur aduk ada gugup, gembira dan bingung.
Ia gembira karena akan bertemu sang pujaan hati, gugup karena ia akan meminta
keseriusan atau kelanjutan dari hubungan mereka, dan bingung bagaimana ia
mengatakannya pada Kevin.
Sementara
dari kejauhan Yanto yang dari tadi mengikuti taksi yang ditumpangi Lala
terlihat bingung. Sebenarnya Lala akan pergi kemana, Kenapa ia membawa rantang
makanan dan berdandan secantik itu, Kenapa ia tampak begitu bahagia, Yanto
terus bertanya-tanya hingga taksi yang ditumpangi Lala berhenti pada apartemen
mewah. Dengan penuh kecurigaan Yanto memarkirkan motor dan mengikuti Lala.
Setelah Lala sampai di depan pintu apartemen Kevin.
ia sangat gugup hingga ia memberanikan diri untuk mengetuk pintu yang ada di
hadapannya itu. Setelah beberapa diketuk terbukalah pintu apartemen itu dan
betapa kagetnya Lala melihat sosok dibalik pintu itu. Angel sekretaris Kevin,
mereka terlihat sangat serasi. Seketika rantang yang dibawa Lala jatuh dan
isinya tumpah semua. Ternyata selama ini Kevin hanya mempermainkannya, dia
pikir Kevin benar-benar serius berhubungan dengannya. Lala langsung menangis,
ia merasa sakit hati. Tak lama Yanto datang, ia marah melihat Lala menangis
gara-gara Kevin. Ia sudah mempunyai firasat kalau Kevin itu bukan orang
baik-baik, tanpa pikir panjang dengan menggunakan kepalan tangannya Yanto
memukul wajah Kevin hingga Kevin terjatuh, pipi dan mata kirinya bengkak. Angel
segera menolong Kevin dan Yanto segera membawa Lala pulang. Selama perjalanan
Lala hanya menangis meratapi semua yang telah terjadi. Dan Yanto hanya bisa
memberikan jiwa dan raganya untuk menghibur Lala dan membuatnya bahagia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar